PKM ICE BREAKING BERBAHASA INGGRIS BAGI GURU-GURU DI BAWAH YAYASAN PAUD ANAK BANGSA SEMARANG
Keywords:
Ice Breaking, Bahasa Inggris, Guru, Yayasan PAUD Anak Bangsa, SemarangAbstract
Anak usia dini memerlukan stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya. Untuk itu, anak perlu memiliki fokus untuk mendukung belajar. Namun pada usia dini, anak memiliki kapasitas memori dan rentang fokus yang terbatas. Pada jenjang pendidikan anak usia dini, guru perlu mengemas pembelajaran di kelas dengan menyenangkan yaitu dengan melakukan ice breaking pada siswanya. Ice breaking berbahasa Inggris merupakan pilihan yang tepat karena aktivitas ini tidak hanya dapat mempertajam fokus anak, menstimulasi gerak anak, namun juga sekaligus anak juga dapat mempelajari ungkapan bahasa Inggris sederhana. Kegiatan ini dilakukan dengan langkah-langkah: sosialisasi dan diskusi awal, pelatihan ice breaking dan evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pendampingan dilakukan terhadap mitra untuk menerapkan ice breaking berbahasa Inggris oleh guru-guru di bawah Yayasan PAUD Anak Bangsa Semarang. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan mitra tentang ice breaking bagi anak usia dini meningkat, para mitra mendapatkan pengetahuan tentang ice breaking berbahasa Inggris dan dapat mengenal dan menerapkan ice breaking berbahasa Inggris di dalam kelas sebagai pemanfaatan waktu fokus anak.
References
Abi, R. H. (2018). 100 Ice breaking for Teaching. Guepedia.
Desmidar, M. R. (2021). “Efektivitas Ice breaking dalam Mengurangi kejenuhan Peserta Didik Mempelajari Bahasa Arab”. Humanika Kajian Mata Kuliah Umum. 21(2). 113 - 128.
Faisal V, A. (2019). “Implementasi Komunikasi Efektif Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Di Tk Rumah Citta Yogyakarta”. Jurnal Pendidikan, 20(1), 1–20. https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/1051
Fajarudin. (2021). “Teknik Ice breaking sebagai penunjang semangat dan konsentrasi siswa kelas 1 MI Nurul Islam Jatirejo”. Idarotuna: Journal of Administrative Science , 2(2), 147– 176.
Fakhriyani, D. V. (2016). “Pengembangan kreativitas anak usia dini”. Wacana Didaktika Jurnal Pemikiran Penelitian Pendidikan Dan Sains, 4(2), 193–200.
Fanani, A. (2010). “Ice breaking Dalam Proses Belajar Mengajar” . Buana Pendidikan : Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya.6(11).67 - 70.
Krismawati. (2022). “Pengaruh kegiatan Ice breaking terhadap perkembangan emosional anak usia dini”. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(3), 74–83.
Puspita, Y. (2023). “Implementasi Ice breaking untuk Menciptakan Kesiapan Belajar dan Pembelajaran Yang Menyenangkan pada Anak Usia Dini”. Journal on Education. 5(4). 11758 - 11766.
Rosyadi, L. D. (2019). “Pengaruh Ice breaking terhadap Motivasi Belajar Anak pada Kelompok B di TK Nurul Huda Krakahan”. Doctoral Dissertation. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rima Ivana, D. K. (2023). “Komunikasi Efektif Dengan Pendekatan Psikologi”. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(7), 351–363
Sumanto, A. 2015. Perkembangan anak usia dini. Kencana Prenada Media Group
Sunarto. 2012. Ice Breaker dalam Pembelajaran Aktif. Surakarta: Cakrawala Media.
Tarigan, H.G. 2011. Pengajaran Kosakata. Edisi Revisi. Bandung: Angkasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




















