HUBUNGAN KOMUNIKASI THERAPEUTIK PERAWAT DENGAN ANSIETAS ORANGTUA BAYI BBLR DI RUANG PERINATOLOGI

Authors

  • Qurrotul Aeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Author
  • Novi Indarayati Author

Keywords:

Ansietas, BBLR, Komunikasi therapeutik

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan lahir kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kehamilan. Kondisi BBLR dan kebutuhan bayi akan perawatan khusus, dapat menimbulkan gangguan psikologis bagi bayi dan orangtua. Hal ini terjadi karena secara psikologis orang tua belum siap untuk menghadapi kondisi bayinya. Penelitian yang akan dilakukan bertujuan membuktikan keefektifan intervensi keperawatan untuk mengatasi anxietas (kecemasan) orangtua yang memiliki BBLR melalui komunikasi therapeutic Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran tingkat ansietas orangtua yang mempunyai BBLR di ruang Perinatologi RS Se-Kabupaten Kendal sebelum dan sesudah intervensi komunikasi therapeutik (2) Publikasi ilmiah pada jurnal nasional sebagai luaran wajib. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pre post test without control group. Alat ukur menggunakan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale) yang terdiri 14 pertanyaan terkait ansietas. Sampel penelitian berjumlah 50 orangtua. Hasil penelitian ada hubungan antara komunikasi therapeutik perawat dengan kecemasan orang tua bayi BBLR di ruang Perinatologi di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal (p 0.001). Diharapkan perawat dapat meningkatkan penerapan komunikasi terapeutik pada pasien.

References

Wong, et al. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatric. Volume 1. Jakarta: EGC.

Departemen Kesehatan R.I. (2008). Laporan hasil riset kesehatan dasar (RISKESDAS) nasional 2007. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Cleveland, L.M. (2008). Parenting in the Neonatal Intensive Care Unit. The Associationof Women’s Health, Obstetric and Neonatal Nurses, JOGNN, 37(6), 666–691. DOI: 10.1111/j.1552-6909.2008.00288.x.

Mundy, C.A. (2010). Assessment of family needs in Neonatal Intensive Care Units. Am J Crit Care, 19, 156–163. DOI: 10.4037/ajcc2010130.

Girsang, M. (2009). Pola Perawatan bayi berat lahir rendah di rumah sakit dan di rumah dan hal-hal yang mempengaruhinya. FIK UI. Thesis. Diperoleh dari http://digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id= 124600&lokasi=lokal tanggal 02 Januari 2017.

Wahyu Hendiyanto, Atri. (2014). Tingkat kecemasan ibu yang mempunyai bayi BBLR di ruang Prinatologi RSUD Harjono.thesiAbstrak. diakses darihttp://www.onesearch.id/Record/IOS2857.599/Details.(diakses tanggal 23 Januari 2017).

Dyna Apryani. (2013). Hubungan yang signifikanantara lama rawat (hospitalisasi) dengankecemasan orang tuadiruanganak RSUD Cianjur. JKS, 8(2). Diperoleh dari http://dx.doi.org/10.20884/1.jks.2013.8.2.477tanggal 2 januari 2018.

Surasmi. (2003). Perawatan Bayi Resiko Tinggi. Jakarta: EGC.

Novita, R.V.T. (2011). KeperawatanMaternitas. Bogor: Ghalia Indonesia.

Jaya, N. (2009). AnalisisFaktorResikoKejadianBayiBeratLahirRendah di RumahSakitIbudanAnakSiti Fatimah Kota Makassar. Media GiziPanganVol. VII Edisi 1: 49-54.

Rita Magdalena br. Tarigan1, Restuning Widiasih1,Ermiati. (2012) pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan perawatan Bayi bblr di rumah di RSKIA kota Bandung.studente-journals, 1(1). Diakses dari http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/699 tanggal 23 agustus 2018

Keliat, BA. 1996. Hubungan terapeutik perawat-klien. Jakarta: EGC.

Sunarno, I.2001. Pengaruh komunikasi terapeutik terhadap perubahan sikap anak kepada orang tua di Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar. Retrieved Sept 6, 2006

Prihawati, L. 2002. Pengaruh komunikasi terhadap kerjasama pasien saat dilakukan tindakan invasif infuse di Ruang Airlangga dan Diponegoro

BRSD Kepanen Malang. Retrieved Sept 6, 2006

Rochana, N. (2005). Kemampuan perawat dalam menerapkan komunikasi terapeutik terhadap anak di bangsal anak rumah sakit pemerintah di Semarang (Skripsi tidak dipublikasikan). Semarang: Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Cooper, L.G., Gooding, J.S., Gallagher, J.m Sternesky, L., Ledsky, R., & Berns, S.D. (2007). Impact of a family-centered are initiative on NICU care, staff and families, Journal of Perinatology, 27, S32-S37. DOI:10.1038/sj.jp.7211840

Stuart, Gail W (2009). Principles and Practice of Psyciatric Nursing, edisi 9. Philadelphia: Elsevier Mosby

Stuart, G.W. (2013). Principles and practice of psychiatric nursing (10thedition).St.Louis: Elsevier. Stuart, G.W. (2013). Principles and practice of psychiatric nursing (10thedition).St.Louis: Elsevier.

Kaplan HI, Sadock BJ, Grebb JA. (2010)SinopsisPsikiatriIlmuPengetahuanPerilakuPsikiatriKlinis. Tangerang (Indonesia): BINARUPA AKSARA

Hawari, D (2008). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: FKUI

Friedman, Marilyn M (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori & Praktik Edisis ke-5. Jakarta: EGC

Konsepdanpenerapanmetodologipenelitianilmukeperawatan: skripsi, tesis, daninstrumen. Jakarta: SalembaMedika

Sugiyono (2010). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta

Downloads

Published

2024-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

HUBUNGAN KOMUNIKASI THERAPEUTIK PERAWAT DENGAN ANSIETAS ORANGTUA BAYI BBLR DI RUANG PERINATOLOGI . (2024). Jurnal Ilmiah Cendekiawan, 1(1), 8-14. https://jurnal.naiwabestscience.my.id/index.php/juice/article/view/13