PENGARUH SLIMBER ICE TERHADAP INTENSITAS RASA HAUS DAN JUMLAH ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALISA

Authors

  • Catarina Helen Natalia Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Author
  • Retno Setyawati Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Author
  • Ahmad Ikhlasul Amal Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.18752762

Keywords:

Penyakit Ginjal Kronis, Hemodialisis, Rasa Haus, Asupan Cairan, Slimber Ice

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh intervensi non-farmakologis slimber ice terhadap tingkat rasa haus dan jumlah cairan yang dikonsumsi pasien penderita Penyakit Ginjal Kronis (CKD) yang menjalani hemodialisis. Desain penelitian menggunakan pendekatan pra-eksperimental dengan metode satu kelompok pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 responden yang dipilih melalui teknik  purposive sampling. Intensitas rasa haus diukur menggunakan  Visual Analog Scale (VAS) sementara asupan cairan diukur dengan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan uji t berpasangan ( paired t-test) dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasilnya menunjukkan penurunan signifikan pada nilai rata-rata VAS sebesar 4,611 poin setelah intervensi, dengan nilai p 0,000 (p < 0,05). Demikian pula, rata-rata asupan cairan berkurang sebanyak 784,44 ml, menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa  slimber ice efektif dalam mengurangi rasa haus dan asupan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Intervensi ini merupakan alternatif yang praktis, ekonomis, dan mudah diaplikasikan di unit hemodialisis.

References

Arfany, N. W., Armiyati, Y., & Kusuma, M. B. (2014). Efektifitas Mengunyah Permen Karet Rendah Gula dan Mengulum Es Batu Terhadap Penurunan Rasa Haus pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Tugurejo Semarang.

Armiyati, K., Khoiriyah , K., & Mustofa, A. (2019). Optimization of Thirst Management on CKD Patients Undergoing Hemodialysis by Sipping Ice Cube. Media Keperawatan Indonesia, 2-38. doi:https://doi.org/10.26714/mki.2.1.2019.38-48

Dewi, R., & Mustofa , A. (2021). Penurunan Intensitas Rasa Haus Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Dengan Menghisap Es Batu. Ners Muda, 2, 17-23. doi:https://doi.org/10.26714/nm.v2i2.7154.

Idzharrusman, M., & Budhiana, J. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD Sekarwangi. Jurnal Keperawatan BSI, 1, 61-69.

Kasnah, U. N., Saelan, & Anam, M. (2023). Penerapan Menghisap Slimber Ice untuk Mengurangi Rasa Haus pada Pasien CKD yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Kesehatan, 43.

Mardiani, Dahrizal, & Maksuk. (2022). Efektivitas Manajemen kelebihan cairan terhadap status hidrasi pasien chronic disease di rumah sakit. Journal of Health and Cardiovascular Nursing, 2. doi:http://doi.org/10.36082/jhcnv2i1.353

Pratama, A. S., Pragholapati, A., & Nurrohman, I. (2020). Mekanisme Koping pada Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Unit Hemodialisa di RSUD Bandung. Smart Keperawatan, 1, 7. doi:https://doi.org/10/34310/jskp.v7i1.318

Rahayu, F. A., & Sukraeny, N. (2021, Juli). Penurunan Rasa Haus Pada Kasus Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Dengan Sipping Ice Cube Therapy. Holistic Nursing Care Approach, 1. doi:https://doi.org/10.26714/hnca.v1i2.10990

Smeltzer, C. S., & Bare, B. G. (2017). Buku Ajaran Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC. doi:http://dio.org/10.1037/1524-9220.4.1.3

Uliyah, M. (2022). Modul Kuliah Keperawatan Dasar 1. Surabaya: UMS.

Downloads

Published

2025-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH SLIMBER ICE TERHADAP INTENSITAS RASA HAUS DAN JUMLAH ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALISA. (2025). Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan, 2(3), 33-40. https://doi.org/10.5281/zenodo.18752762

Most read articles by the same author(s)