PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TUBERCULOSIS
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.18752683Keywords:
Tuberculosis, Media Audio Visual, Edukasi, Perilaku, PencegahanAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi kesehatan melalui media audio-visual terhadap perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan populasi 380 pasien TBC di RSUD dr. H. Soewondo Kendal. Sampel sebanyak 24 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test dan Independent Sample t-Test. Hasil menunjukkan skor rata-rata perilaku pencegahan pada kelompok intervensi meningkat dari 57,29% menjadi 86,45% setelah perlakuan. Uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan (p = 0,002; <0,05). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna (p = 0,131; >0,05). Perbandingan pasca-intervensi juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol (p = 0,000; <0,05). Penelitian menyimpulkan bahwa edukasi melalui media audio-visual efektif meningkatkan perilaku pencegahan penularan TBC. Disarankan untuk melibatkan keluarga dalam pemantauan pasien di rumah guna mengoptimalkan upaya pencegahan.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Black & Hawks. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis Untuk Hasil yang Diharapkan. Edisi 8. Singapore: Elsevier.
Kemenkes. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta: Kemenkes.
Munadi, Y. (2019). Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan. Jakarta: Gaung Persada Press.
Notoatmodjo, S. (2010). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2020). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Pratiwi, N. L., Rosmiati, & Asy'ari. (2017). Perluasan Informasi Pencegahan Penularan TB Paru Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kejadian TB Paru di Desa Kebonsari Kecamatan Ngaliyan Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1-10.
Rina , L., Noviasari , A., Albertus, Y., & Putri, I. R. (2023). Pengaruh Edukasi Menggunakan Video Animasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Pencegahan Penyakit TB Paru pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan, 13(1), 22-29.
Sanjaya, W. (2014). Media Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Soemantri, S. (2008). Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suriya, N. (2018). Pengetahuan Perilaku dan Lingkungan Terhadap Kejadian Penyakit Tuberculosis Paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 1-10.
Suratun, Ekarini, S., & Manurung, N. (2013). Ilmu Pengetahuan Keperawatan. Jakarta: Pustaka Baru Press.
Trinidia, R., & Mangesa, R. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(2), 23-30.
Utari, W., Arneliwati, & Riri , J. (2014). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Tuberkulosis Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien. Jurnal Ilmu Keperawatan, 12(1), 20-30.
Warjiman, Berniati, A., & Ermeisi , A. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru pada Pasien di Puskesmas Kalasan Sleman Yogyakarta. Jurnal Kesehatan, 17(1), 10-20.
WHO. (2022). Global Tuberculosis Report 2022. Geneva: WHO.
Wijaya, D., & Putri, K. (2013). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: Erlangga.
Yanti, N. (2021). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien TB Paru di Puskesmas Sukoharjo. Jurnal Kesehatan, 15(1), 30-40.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



















